i am a muslim
islam my din
Allah my lord
his word quran
Muhammad prophet praise upon him
i am a muslim for all of time
born to be the champion(me)
i want to be a good muslim
insya Alloh semua yang di posting dikemas sedemikian rupa agar gampang di bawa kepasar..hehehe
In syaa Alloh kabar baik, sehat dan
senantiasa bersyukur ya gan, haha hehe hoho
Hari ini ane agak melankolis, nevermind
yaaaaaaaa
Mau cerita tentang cinta, kalau di tempat
ane tinggal biasanya ada yang bilang gini SALANGHANDA (saranganta *read).
Bahagia when someone love you so much and you love him/her too. The happiest moment
at your life right?? Nah itu dia hahahahahahaha
Ini bukan tentang pacar aja loh, bukan
berarti juga ane bilang pacaran boleh!!!still not hehehe (aneh-aneh deh ini
bahasa)
Hahaha, sepertinya ane lagi suka korea
yaaa.hahaha
Bertahun-tahun ya ga ketemu, hahahaha.
Terakhir posting 2013 yaa...ya gitu deh sok sibuk males ga jelas.
Ane ga tau apa bener ada yang baca ini blog
Maybe maybe maybe. Tapi bener loh, ane sekarang
lagi suka korea. Jangan salah paham gan, ane ga pecinta drama romantis lohhhh.
Temen ane her name ieie said “kalo
nonton drama jadi kebawa perasaan mel”. Trus ane sekarang suka korea apanya
donk? Itu loh variety shownya, “RUNNING MAN” yang tayang di SBS, kalo dirumah
anda pake TV kabel tau tuh chanelnya. Pada tau kan? Udah banyak banget fansnya
dari luar korea. Terakhir pas ane posting ini kalo udah episode 261. Nah tuh,
episodenya aja udah sekian, ratingnya???? Jangan ditanya deh soalnya udah aroud
the world.(bener ga sih istilahnya?hehe)
Assalamualaikum wr.wb, apa kabar? Insya Alloh sehat
dunkkkk.... wah udah lama ga ketemu ya(emank pernah ketemu?).
Bingung nih mau mulai dari mana. O ya sedikit mau cerita
tentang kesuksesan (sok tau mah ini ). Sulit untuk mendefenisikan apa itu
sukses, kalau sedikit ingin mengutip
Menurut AA gym seseorang itu sukses jika kesuksesannya bisa
membuat semakin dekat kepada Alloh (aa maap yah kalau salah). Kalau menurut ane
sendiri sukses itu membuat seseorang merasa aman, bahagia, tenang dalam jiwa
dengan apa yang dia dapatkan. Seseorang bisa tenang kalau udah deket sama Alloh
kan?.
Ada yang bilang kalau sukses itu ga bisa diukur pake uang. Bener sih, coba
kalau sukse diukur pake uang, orang yang punya uang 100.000(hayo berapa nol
nya) dengan yang punya uang 10.000 di ukur luas uangnya ga jauh beda kan,
padahal jumlah uangnya banyak. So what? What ya hehehe.
Sukses itu beragam sih. Tapi yang paling pentingadalah
sukses spiritual. Mau tau kenapa? Karena dengan memiliki spiritual yang bagus
emosional yang baik pun akan terbentuk. Seseorang yang mempunyai spiritual dan
Saudariku...
Betapa manis pelindung rambutmu
Terjulus sempurna dari atas sampai dadamu
Sungguh ayu paras tubuhmu
Terlihat jelas dari kesopananmu
Semuanya akan kembali pada hatimu
Hanya kau dan Dia saja yang tahu
Apakah niatmu tulus karena-Nya
Ataukah keadaan yang memaksamu
Adakah perasaan berlebih
Sungguh teramat meruginya
Kalau itu benar adanya
Neraka akan lebih kejam menjilatimu
Melebihi wanita tak berjilbab
Menyerupai wanita berjilbab rapi di leher
Karenanya jadilah dirimu
Sebagaimana wanita-wanita berjilbab labuh
Dengan perasaan takwa di dalamnya
Saudariku...
Dengan akhidah mahmudah yang terpatri dalam hati
Syari'at Islam yang mendarah daging dalam diri
Sungguh kebahagiaan akhirat akan engkau raih
Kenikmatan dunia akan kau rasakan
Sebuah gelar Muslimah Sholehah
Menjadi idaman para muslim shaoleh
yang tak sembarang bisa memilikimu
Muslimah Sholehah..
Jadilah dirimu Mujahidah
Mujahidah yang akan terus tuk berdakwah
Agar diri dan umat bisa terangkat
Mujahidah yang terus menyeru
Agar Islam kembali tegak
Tapi hanya di mata manusia...Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang
rupa atau pun bentuk tubuhmu..Namun Dia melihat pada hati dan amal-amal yang
dilakukan hamba-Nya...
Ukhti..kamu cantik sekali…
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi..Saat ini para pesolek bisa berbangga
dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya...
Namun beberapa saat nanti..
saat wajah telah keriput..rambut pun kusut dan berubah warna putih..
tubuh tak lagi tegak..membungkuk termakan usia..
tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan..Lebih-lebih jika telah memasuki liang
lahat..tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat..
Ukhti..kamu cantik sekali…
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan..? Sepantasnya
kecantikan disyukuri dengan cara yang benar...
Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan..MEMAJANG GAMBAR atau
mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa.. sedangkan hakekatnya
wajah itu bukan milikmu..
Tidakkah engkau jenuh bila banyak mata lelaki ajnabi yang memandangi
berhari-hari..?..
Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau
sendiri yang memajang tanpa sungkan...
Ataukah rasa malu itu telah punah..musnah..?
Betapa sayangnya jika demikian..sedangkan itu sebagian dari keimanan..
Ukhti..kamu cantik sekali…
Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang..?
Adakah itu akan menambah pahala dari-Nya..?
Adakah derajatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji..?
Tak ada yang menjamin wahai ukhti..Mungkin malah sebaliknya..
wajah cantik itu menjadikanmu tak punya harga di hadapan-Nya..karena kamu tak
mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya..
Ukhti..kamu cantik sekali…
Kecantikan itu harta berharga..bukan barang murah yang bisa dinikmati dengan
mudah...
Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa..
Dimana harganya jika kecantikan telah DIUMBAR..DIPAJANG..dengan ringan tanpa
sungkan..
Dimana kehormatan sebagai hamba tuhan jika setiap orang baik..dia seorang kafir..musyrik
atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah..?
Ukhti..kamu cantik sekali…
Alangkah indah jika kecantikan fisik itu dipadu dengan kecantikan hatimu..
Apalah arti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan...
Apalah guna tubuh molek memikat bila tak ada rasa malu yang melekat.. Cantikkan
dirimu dengan cahaya-Nya..Cahaya yang bersinar dari hati penuh keimanan..
Hati yang taat senantiasa patuh pada syariat..
Hati yang taqwa..yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya..
Hati yang sederhana..yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia..
Ukhti..kamu cantik sekali…
Maka tampillah cantik di hadapan penciptamu..
karena itu lebih berarti dari pada menampilkan kecantikan pada manusia yang
BUKAN MUKHRIMMU..
Tampillah cantik di hadapan SUAMIMU kelak..karena itu adalah bagian dari
jihadmu..Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keridhaan Ilahi...
TAMPILAH CANTIK....
CANTIK IMAN..
CANTIK BATHIN..
CANTIK HATI..
KARENA ITU LEBIH ABADI..
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad-jasad kalian..dan tidak juga
kepada rupa-rupa kalian..
akan tetapi Allah melihat kepada hati-hati kalian (dan amalan-amalan kalian)”
(HR. Muslim)
MARI SAMA-SAMA BELAJAR YAH :), asli copast page lagi
“Gadis cantikk.!! Kenapa kau menangis?? Lihat
diluar sana masih banyak emas yang belum kau raih?”
Aku ingin menagis, tetap menangis. Mengeluarkan
semuanya. Ya Alloh, kenapa aku rapuh dalam langkah? Aku merasa orang paling
sengsara, padahal masih banyak yang lebih kurang dariku. Tapi air mata ini tak
mau mengalah. Tolong, aku bosan dengan kesedihan yang datang disaat aku baru
akan merasakan bahagia. Sungguh, baru akan!!! Kenapa aku sulit mensyukuri semua
nikmat? Baru akan terasa bahagianya keluarga dan sahabat. Tiba2 kembali sirna
Aku tak kuasa menahan tangis, ayah aku
ingin selalu bahagia!! Apa aku salah?? Kenapa ayah diam?!! Jawab ayah,! Ayah meninggalkan
luka yang banyak untukku sekarang. Aku rapuh ayah, tak sekuat yang engkau
bayangkan untuk ditinggalkan. Aku ingin semua kembali seperti saat ada ayah!! Ayah
tolong jawab aku! Jangan hanya diam dengan senyuman dingin itu!
Keluarga ini tak seindah dulu ayah, hanya
ibu yang tak berubah. Aku tak kuat melihat kesedihan dan beban ibu. Aku tak
bisa menjadikan posisi ayah untuk ibu. Terasa sangat sulit untuk menjadi
dewasa.
Aku tak meyalahkan ayah pergi, tapi kenapa
ayah juga bawa kebahagiaan kami? Harus berapa air mata lagi yang ku keluarkan? Kenapa
bahagia itu sulit. Sungguh aku tak sekuat apa yang tampak. Sakit yang entah
dari mana asalnya selalu menghukumku. Aku sakit, sakit yang selalu menggerogoti pikiranku.
Utuhkan persaudaraan kami yang terberai
ayah, kenapa ayah bawa! Sehingga kepada siapa ini harus ku jaja.! Kenapa hanya
diam dengan baju kemeja biru itu? Tak terasakah air mata gadismu telah membuat
kaca yang menutupimu basah? Ayolah ayah, katakan sesuatu! Lihat sekarang ibu
yang sering sakit, mbak ratna yang tak mau tau dengan kami karena hasutan
suaminya tentang ibu, mas dzakii yang sibuk dengan urusannya hingga sering tak
sempat mengurus ibu. Aku tak bisa selamanya didekat ibu, karena cita2 yang kau
titipkan padaku. Tapi aku juga tak bisa mengadu, untuk sakit yang selalu.
Kenapa setiap hari air mata ini harus
keluar? Ayah aku mohon katakan pada mereka, aku tak sekuat apa yang mereka
kira. Untuk menyelesaikan masalah sendiri saja tidak bisa kenapa percaya padaku
untuk memecahkan masalah mereka.
Air mata ini tak berhenti mengalir ayah. Untuk
rasa yang tak pernah terungkap. Untuk sakit yang tak pernah terobat. Aku telah
berusaha menjadi malaikat kecil walaupun tak berarti untuk mereka, tapi kenapa
aku harus menyerah?!
Terlupakah aku akan janji Alloh?? Itu semua
sudah sesuai kesanggupan ku. Tapi jujur Tuhan, terasa sakit luar dan dalam. Aku
malu senantiasa menangis di saat mengadu ditengah malam kepada-Mu.
Air mata ini juga tak terbendung saat
mendengar suara ibu, yang sendiri. Aku juga ingin disana. Tanpa ada satupun
yang kupinta, walau semua terlihat nyata untuk disapa.
Ah aku ingin kembali remaja, disaat ayah
selalu ada untuk solusi, ibu yang tak pernah merasa sepi. Dan persaudaraan yang
indah antara kami saat canda tawa yang mengalir dan perseteruan yang selalu
habis dibawa air.
untuk ulat bulu yang akan berubah
hiasilah dunia dengan kilau sayap kupukupu
aku yakin kau bisa jadi luarbiasa
berjanjilah jangan menagis lagi gadis cantik
yakinlah Alloh menjaga ayah disana
ga
nyambung mesti disambungin yaaaa. mencoba melankolis,hehehe............ huaaa ga kreatiipp
Luahan
Hati,Calon Bidadari Bumi yang Dirindui Syurgawi...
Kenapa hanya calon ?? Ya kerana aku sepatutnya menyadari,, Diri ini tak sesuci Ibunda isa ->maryam,Tak Sekokoh iman ku
Seperti Asiyah Istri Fir'aun,Tak Sehebat dan Setangkas Siti
Khadijah,Kecerdasanku tak Secerdas Aisyah,Kelembutan Perangaiku tak Selembut
Fatimah Bin Muhammad,Dan Diriku tak Sebijak Asma'... ... Jika mereka adalah Muslimah Silam yang dijanjikan
Syurga Sebelumnya,Maka aku adalah Wanita diakhir zaman yang Mengharapkan
Syurga-Nya.
Ya Allah Ya Robbi.. Ijinkanlah kami,menjadi Bunga yang Dihiasi Kelopak
Akhlak Mulia,Harum Wanginya dengan Ilmu Agama,Cantiknya karena Iman dan Taqwa. Biarkan Keindahan Zahirku Tersimpan rapi,Menjadi
rahasia Yang Abadi,dan Hanya Untuk Yang Berhak Memiliki.Bukan jadi Perhatian
Lelaki ajnabi,yang Menjadi Fitnah kaum lelaki yang berjiwa sepi.Palingkan wajah
Ini dari keindahan Duniawi,,yang Memudarkan Cahaya Diri dan Keharuman yang
Sejati.. Agar kami layak menjadi Bidadari....Aamiin ya
Robbal a'lamin
Aku bukanlah
wanita berparas jelita..
Aku bukanlah wanita yang kaya harta..
Aku juga bukanlah wanita yang punya tahta..
Aku wanita Apa adanya..aku tidak sedermawan Khadijah..
Aku tidak setegar Fathimah..aku tidak sepintar Aisyah..
... Aku wanita apa adanya..
Aku hanya seorang wanita yang,
Menginginkan kesederhanaan cinta..
Aku tidak menilai rupa..aku tidak menilai harta..
Aku tidak menilai tahta..aku hanya ingin Cinta yang sederhana..
Cinta yang berlandaskan Keridhoan-NYA..
Cinta yang mengharapkan Surga dari-NYA..
Cinta yang akan membawa keberkahan dan kebahagiaan dalam hidup..
Pagi ini kebahagian dihatiku mulai memuncak… ya hari ini aku pulang ke padang yang kebetulan besok ulang tahun papa… subhanallah, sudah lama sekali aku tidak pulang karena disibukkan dengan sejuta aktifitas yang dimulai dari semester tujuh sebelum wisuda SI. Alhamdulillah aku sudah dapat pekerjaan paru waktu sejak semester empat disalah satu bimbingan belajar untuk tidak terlalu minta uang saku lagi pada mama abang atau uda, dan sekarang karena sudah wisuda aku dijadikan pengajar tetap disana dan alhamdulillah aku juga punya murid privat dirumah plus wartawan anak bawang di salah satu surat kabar dikota ini. Subhanallah, rasanya Allah begitu dekat denganku yang memudahkan urusanku.
Jam di handphoneku sudah menunjukan jam tujuh, segera kukemasi barang-barang yang sudah ku beli di supermarket kemaren sebagai oleh-oleh untuk orang di rumah juga untuk nenek. “jadi pulkam hari ini ay”,Tanya kakak sekamar di kost ku. “ya insya Allah jadi kak…kangen banget ketemu papa. doain selamat sampai tujuan ya kak”. “aminnn…papa ya, oh ya sampaikan salam kakak sama mama yah”, “insya Allah ay sampaikan kak” dan kulanjutkan mengemasi barangku.
Hatiku sudah sangat siap untuk pulang, bertemu mama, kakak, abang, uda dan keponakan-keponakanku. Juga bertemu papa, rinduku padamu melebihi rindu siapapun pa.
Di atas pesawat hatiku mulai sesak, rindu pada papa melebihi rinduku pada mama yag semakin kencang menerjang dada ini. Ya Allah, kenapa aku tidak sabar, astagfirullah!!Dalam lamunan kampung halaman aku dikagetkan oleh getar sms dari mama yang memastikan aku jadi pulang hari ini. Dan sepanjang jalan yang kuingat hanyalah papa dan papa, sudah sangat lama aku tak bertemu dengan beliau. Syukurlah, Window-seat, no smoking area, membuat aku sedikit bernafas lega, paling tidak untuk menutupi kegelisahanku pada penumpang lain dan untuk berdzikir menghapus sesak yang memenuhi dada. Terasa sangat lambat pesawat yang membawaku dari bandung ini untuk pulang. Rindu ini semakin kuat saat pesawat sudah mulai memasuki wilayah Padang. Dadaku berdetak sangat cepat serasa semakin rindu akan hari-hari saat aku masih disini dan diantar pulang jemput oleh beliau ke sekolahku dulu yang rasanya baru kemaren. Terpancar wajah senyum bahagia saat aku sudah tiba di rumah, ada mama yang rupanya telah menantiku sedari tadi untuk pulang.
Tempat tinggal papa memang tidak sama dengan kami sejak lima tahun yang lalu, dan aku rasa papa memang senang tinggal disana ditemani dengan wanita-wanita cantik. Mungkin bukan lagi wanita cantik tapi bidadari-bidadari cantik yang selalu ada buat papa. Kehidupan papa disana sudah sangat lebih dari kecukupan.
Aku dan keluargaku memang sengaja akan datang kesana sama-sama. Dan berangkatlah kita menuju tempat tinggal papa, dadaku mulai berdetak lagi dengan cepat. Ingin kukeluarkan tangis ini karena rasa rindu yang tak henti-hentinya merasuki pikiranku. Masih ingatkah beliau akan keberadaan anaknya ini? Masih ingatkah beliau akan masa-masa saat beliau mengantar pulang jemputku saat aku masih sekolah dulu? Masih ingatkah beliau saat beliau mengajarku mengaji? Masih ingatkah beliau saat beliau selalu mebangunkan kami sekeluarga untuk sholat shubuh? Masih ingatkah beliau saat memarahiku yang selalu menggangunya saat makan untuk disuapi juga padahal aku sudah dewasa? Dan masih ingatkah beliau dengan kami sekeluarga yang selalu rindu padanya?
Sampai di pinggir jalan tempat tinggal papa, tangisku semakin menjadi-jadi. Tak kuasa hingga air mata ini terus mengalir dengan derasnya, dan kulihat wajah mama yang semakin sayu ketika kami mulai memasuki halaman tempat tinggal papa. Pelan-pelan aku berjalan, diiringi dengan perasaan yang tak karuan sesaat aku melihat batu nisan yang terpampang nama papaku beserta dengan tanggal dimana papa mulai tinggal disini sejak lima tahun lalu.
Kaki seakan sulit untuk bergerak tapi aku sudah niatkan ingin bertemu dengan papa disini, di makam papa, tempat tinggal papa yang indah, yang akan tenang karena beliau tak kan merasa susah memikirkan biaya keluarga yang semakin lama serba naik, apalagi setelah aku menjadi mahasiswa di negeri orang. Iyah, papaku memang sudah tiada sejak lima tahun lalu. Dan aku selalu merasa yakin bahwa beliau selalu ada dihatiku, walalu kehadirannya sudah tak nyata lagi. Aku duduk dipinggir batu nisan makam papa, mama, kakak, abang dan uda mengelilingi makam papa. Kami berdoa dan selalu mendoakan beliau dimanapun kami berada. Dan yang kutahu bahwa doa anak-anak yang soleh akan membawa beliau ke tempat syurga yang paling indah disisiNya. Dan doaku ini akan menjadi oleh-oleh terindah untuk papaku di alam sana.
Andai papa melihat kesuksesanku hari ini pasti papa akan bangga, anak gadismu berhasil di negeri orang, tidak sia-sia kau membiayainya saat sekolah dulu. Papa tidak bisa datang saat aku di wisuda dengan prestasi summa cummlaude, juga saat buku pertamaku louncing. Astagfirullah!!Ya Allah, ampunkan dosaku, ya Allah sayangi papa ku.
Teruntuk papa, ya Allah semoga cita-citayng kutulis semua menjadi nyata.