ahasia dahsyat apakah gerangan yang tersembunyi dari sebuah bangunan Museum Sejarah Jakarta ? Mulai dari susunan batu khusus yang terletak tepat di depan sebelah kanan pelataran utamanya, gerbang utama yang berupa batu lengkung dan keystone dengan simbol bunganya serta patung Dewa Hermes yang terletak dibagian belakang gedung. Misteri apa pula dibalik angka 13 yang menyelimuti keseluruhan bangunan tersebut ?
Ada apa pula dengan Hollywood ? Apakah benar industri film ini sebuah penyampai pesan yang digunakan kelompok Luciferian kepada seluruh umat manusia ? Rahasia apa yang terdapat dalam lambang ular di logo dunia kesehatan ? Serta rahasia terbesar apakah yang terdapat dalam penambangan emas di Papua oleh PT Freeport ? Misteri apa yang menyelimuti gedung Bappenas sekarang ? Ada apa dengan angka 666 ? Apa makna dibalik pembangunan Tugu Monas ? Benarkah ada maksud terselubung dalam perenovasian bundaran air mancur Hotel Indonesia dengan tema sentral cahaya ? Begitu banyak rahasia dan fakta sejarah otentik yang dapat pembaca temui dalam novel sejarah ini.
THE JACATRA SECRET berkisah tentang petualangan pakar bahasa simbol asal Universitas George Washington, Doktor John Grant yang diminta memecahkan sejumlah kejanggalan yang ditemukan polisi di dekat jasad Profesor Sudradjat Djoyonegoro. Pejabat teras Bappenas tersebut ditemukan tewas dengan luka tembak tepat di depan pintu gerbang Museum Sejarah Jakarta.
Bersama seorang gadis cantik berdarah campuran Prancis-Indonesia, Angelina Dimitreia yang tengah melakukan penelitian di Mabes Polri, Doktor Grant menemukan jika sejumlah kejanggalan tersebut diyakini merupakan pesan-pesan tersembunyi dari sang korban sesaat sebelum kematiannya yang ditujukan bagi mereka berdua untuk menemukan pembunuhnya.
Hanya berselang beberapa jam dari kematian sang profesor, asisten senior ekonom Neolib tersebut dan penjaga Museum Prasasti Jakarta juga ditemukan tewas dengan luka tembak yang sama di dua tempat yang berbeda. Hasil awal uji forensik Polri menyatakan jika senjata pembunuhnya identik dengan senjata yang merenggut nyawa sang profesor.
Motif kunci pembunuhan ternyata datang sendiri kehadapan Doktor Grant. Sally Kostova, kekasih gelap sang profesor, menemukn medalion Masonik di dalam tasnya. Doktor Grant yakin jika medalion itulah yang sedang dicari sang pembunuh. Akhirnya sang simbolog membawa mereka semua berlindung di dalam kompleks militer Halim Perdana Kusumah dan menemui sahabatnya, Kasturi seorang veteran korps elit angkatan udara Kopasgat.
Dibayangi incaran sang pembunuh dan kecurigaan perwira polisi yang mengepalai tim buru sergap, Doktor Grant bersama rekan-rekannya berusaha menyibak tabir pembunuhan tersebut dan menemukan berbagai rahasia kota Jakarta yang selama ini terpendam dari kesadaran banyak orang. Benar-benar bukan sekedar rahasia biasa.
Walau berbentuk fiksi, namun novel ini mampu menyodorkan sejumlah fakta sejarah yang tak terbantahkan keotentikannya. Jika Batavia, yang kemudian berubah nama menjadi Jakarta merupakan sebuah kota Masonik, dibangun VOC sebagai loji terbesar Freemasonry lengkap dengan simbol-simbol iblis di dalam tata ruang kotanya. Serta sejumlah bangunan penting lainnya yang terdapat di dalamnya. Seperti kata pepatah, jika sebuah novel kadangkala sering lebih jujur bertutur tentang sejarah ketimbang buku-buku teks pelajaran di sekolah-sekolah resmi.
Ditulis dalam bahasa ringan dan mengalir, novel thriller dengan tempo amat cepat ini mampu menyuguhkan kejutan-kejutan yang akan mengubah paradigma para pembaca selama ini tentang sejarah bangsa, khususnya sejarah terbentuknya ibukota Jakarta. Semuanya dibingkai dengan sangat apik oleh penulis serta dipertegas lagi dengan sejumlah foto otentik yang menyulitkan bagi siapa saja yang ingin membantahnya.
Mengenai Saya
- melisa asmi
- padang, padang, Indonesia
- i am a muslim islam my din Allah my lord his word quran Muhammad prophet praise upon him i am a muslim for all of time born to be the champion(me) i want to be a good muslim insya Alloh semua yang di posting dikemas sedemikian rupa agar gampang di bawa kepasar..hehehe
teman kita
Selasa, 01 November 2011
Minggu, 23 Oktober 2011
sejarah april mop
Sejarah April Mop
Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.
Sebenarnya, April Mop adalah
sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh
tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka
merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau
dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.
Biasanya orang akan menjawab
bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana
kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan
sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah
menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April
Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja
bukan marah sungguhan.
Walaupun belum sepopuler
perayaan tahun baru atau Valentine’s Day, budaya April Mop dalam dua dekade
terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan
kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan
meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan
mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah
budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.
Perayaan April Mop berawal dari
suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The
April’s Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun
1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.
Sejak dibebaskan Islam pada
abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh
menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol,
namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis.
Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux,
Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam
masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat
yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.
Karena sikap para penguasa
Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang
kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja
beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami.
Tidak saja membaca Al-Qur’an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur’an.
Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal
yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad
lamanya.
Selama itu pula kaum kafir yang
masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan
Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata
untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.
Akhirnya mereka menemukan cara
untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka
melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam
mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik
diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari
daripada membaca Al Qur’an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk
meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan
upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa
dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan
dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang
dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua.
Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.
Granada adalah daerah terakhir
yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor)
terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara
salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan
ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib
mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah.
Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim
Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar
Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.
Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun
beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang
yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal
yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan
berlayar meninggalkan Spanyol.Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.
Tragedi ini bertepatan dengan
tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap
tanggal 1 April sebagai April Mop (The April’s Fool Day). Pada tanggal 1 April,
orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat
kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat
Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka
merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau
dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.
Bagi umat Islam, April Mop
tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan
saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di
Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam
yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut
merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan
massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.
Jadi, perhatikan sekeliling
Anda, anak Anda, atau Anda sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop
tanpa kita sadari. (sa/berbagaisumber)
Selasa, 18 Oktober 2011
cerpen : untuk yang disana""
Pagi ini kebahagian dihatiku mulai memuncak… ya hari ini aku pulang ke padang yang kebetulan besok ulang tahun papa… subhanallah, sudah lama sekali aku tidak pulang karena disibukkan dengan sejuta aktifitas yang dimulai dari semester tujuh sebelum wisuda SI. Alhamdulillah aku sudah dapat pekerjaan paru waktu sejak semester empat disalah satu bimbingan belajar untuk tidak terlalu minta uang saku lagi pada mama abang atau uda, dan sekarang karena sudah wisuda aku dijadikan pengajar tetap disana dan alhamdulillah aku juga punya murid privat dirumah plus wartawan anak bawang di salah satu surat kabar dikota ini. Subhanallah, rasanya Allah begitu dekat denganku yang memudahkan urusanku.
Jam di handphoneku sudah menunjukan jam tujuh, segera kukemasi barang-barang yang sudah ku beli di supermarket kemaren sebagai oleh-oleh untuk orang di rumah juga untuk nenek. “jadi pulkam hari ini ay”,Tanya kakak sekamar di kost ku. “ya insya Allah jadi kak…kangen banget ketemu papa. doain selamat sampai tujuan ya kak”. “aminnn…papa ya, oh ya sampaikan salam kakak sama mama yah”, “insya Allah ay sampaikan kak” dan kulanjutkan mengemasi barangku.
Hatiku sudah sangat siap untuk pulang, bertemu mama, kakak, abang, uda dan keponakan-keponakanku. Juga bertemu papa, rinduku padamu melebihi rindu siapapun pa.
Di atas pesawat hatiku mulai sesak, rindu pada papa melebihi rinduku pada mama yag semakin kencang menerjang dada ini. Ya Allah, kenapa aku tidak sabar, astagfirullah!!Dalam lamunan kampung halaman aku dikagetkan oleh getar sms dari mama yang memastikan aku jadi pulang hari ini. Dan sepanjang jalan yang kuingat hanyalah papa dan papa, sudah sangat lama aku tak bertemu dengan beliau. Syukurlah, Window-seat, no smoking area, membuat aku sedikit bernafas lega, paling tidak untuk menutupi kegelisahanku pada penumpang lain dan untuk berdzikir menghapus sesak yang memenuhi dada. Terasa sangat lambat pesawat yang membawaku dari bandung ini untuk pulang. Rindu ini semakin kuat saat pesawat sudah mulai memasuki wilayah Padang. Dadaku berdetak sangat cepat serasa semakin rindu akan hari-hari saat aku masih disini dan diantar pulang jemput oleh beliau ke sekolahku dulu yang rasanya baru kemaren. Terpancar wajah senyum bahagia saat aku sudah tiba di rumah, ada mama yang rupanya telah menantiku sedari tadi untuk pulang.
Tempat tinggal papa memang tidak sama dengan kami sejak lima tahun yang lalu, dan aku rasa papa memang senang tinggal disana ditemani dengan wanita-wanita cantik. Mungkin bukan lagi wanita cantik tapi bidadari-bidadari cantik yang selalu ada buat papa. Kehidupan papa disana sudah sangat lebih dari kecukupan.
Aku dan keluargaku memang sengaja akan datang kesana sama-sama. Dan berangkatlah kita menuju tempat tinggal papa, dadaku mulai berdetak lagi dengan cepat. Ingin kukeluarkan tangis ini karena rasa rindu yang tak henti-hentinya merasuki pikiranku. Masih ingatkah beliau akan keberadaan anaknya ini? Masih ingatkah beliau akan masa-masa saat beliau mengantar pulang jemputku saat aku masih sekolah dulu? Masih ingatkah beliau saat beliau mengajarku mengaji? Masih ingatkah beliau saat beliau selalu mebangunkan kami sekeluarga untuk sholat shubuh? Masih ingatkah beliau saat memarahiku yang selalu menggangunya saat makan untuk disuapi juga padahal aku sudah dewasa? Dan masih ingatkah beliau dengan kami sekeluarga yang selalu rindu padanya?
Sampai di pinggir jalan tempat tinggal papa, tangisku semakin menjadi-jadi. Tak kuasa hingga air mata ini terus mengalir dengan derasnya, dan kulihat wajah mama yang semakin sayu ketika kami mulai memasuki halaman tempat tinggal papa. Pelan-pelan aku berjalan, diiringi dengan perasaan yang tak karuan sesaat aku melihat batu nisan yang terpampang nama papaku beserta dengan tanggal dimana papa mulai tinggal disini sejak lima tahun lalu.
Kaki seakan sulit untuk bergerak tapi aku sudah niatkan ingin bertemu dengan papa disini, di makam papa, tempat tinggal papa yang indah, yang akan tenang karena beliau tak kan merasa susah memikirkan biaya keluarga yang semakin lama serba naik, apalagi setelah aku menjadi mahasiswa di negeri orang. Iyah, papaku memang sudah tiada sejak lima tahun lalu. Dan aku selalu merasa yakin bahwa beliau selalu ada dihatiku, walalu kehadirannya sudah tak nyata lagi. Aku duduk dipinggir batu nisan makam papa, mama, kakak, abang dan uda mengelilingi makam papa. Kami berdoa dan selalu mendoakan beliau dimanapun kami berada. Dan yang kutahu bahwa doa anak-anak yang soleh akan membawa beliau ke tempat syurga yang paling indah disisiNya. Dan doaku ini akan menjadi oleh-oleh terindah untuk papaku di alam sana.
Andai papa melihat kesuksesanku hari ini pasti papa akan bangga, anak gadismu berhasil di negeri orang, tidak sia-sia kau membiayainya saat sekolah dulu. Papa tidak bisa datang saat aku di wisuda dengan prestasi summa cummlaude, juga saat buku pertamaku louncing. Astagfirullah!!Ya Allah, ampunkan dosaku, ya Allah sayangi papa ku.
Teruntuk papa, ya Allah semoga cita-citayng kutulis semua menjadi nyata.
Amin ya robb
Melisa_Edogawa_asmi
makalah pengaruh globalisasi terhadap eksistensi kebudayaan indonesia
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan.
muslimah yang baik
MUSLIMAH YANG CANTIK,
tidak dilihat dari bentuk tubuh yang mempesona, tetapi dari sejauh mana dia berhasil menutup tubuhnya.
MUSLIMAH YANG SANTUN,
tidak dilihat dari keberaniannya berpakaian, tetapi dari sejauh mana dia mempertahankan kehormatanya. . . . .
MUSLIMAH YANG BERANI,
tidak dilihat dari kekhawatirannya digoda orang dijalan, tetapi, kekhawatiran akan dirinya yang membuat orang tergoda.
MUSLIMAH YANG CERDAS,
tidak dilihat dari keahliannya berbicara, tetapi dari bagaimana cara DIA berbicara.
MUSLIMAH YANG TABAH,
tidak dilihat dari seberapa banyak dan besar ujian yang dijalani, tetapi dari sejauh mana dia menghadapi ujian dengan kesabarannya.
MUSLIMAH YANG MERDU,
tidak dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dari apa yang sering lisannya ucapkan.
MUSLIMAH YANG JELITA,
tidak dilihat dari kecantikan parasnya, tetapi dari kecantikan yang terpancar didalam hatinya.
MUSLIMAH YANG BAIK,
tidak dilihat dari begitu banyaknya dia melakukan kebaikan, tetapi dari keikhlasannya memberikan kebaikan itu.
MUSLIMAH YANG GAUL,
tidak dilihat dari sifat supelnya bergaul, tetapi dari sejauh mana ia menjaga kehormatanya dalam bergaul… SUBHANALLAAH…
Rabu, 24 November 2010
yoshidaayumi imel asmi: perawatan rambut rontok
yoshidaayumi imel asmi: perawatan rambut rontok: "Bagi temen-temen yang rada bermasalah dengan rambut rontok,,,,,,,,,,kaum hawa khusunye.sedikit mau kasih solusi ni. pertama,coba keramas pak..."
Langganan:
Postingan (Atom)